Panduan Mengecat Tembok Bata Merah Ekspose

Tren interior dan exterior ruang dengan design classic kembali terkenal. Salah satunya yang mulai disukai ialah dinding dengan pola batu bata. Ada banyak tempat dihiasi dengan memakai wallpaper memiliki motif material ini.

Tetapi ada pula yang dari sejak awalnya pembangunan tidak dilaksanakan pemlesteran atau pelur pada tembok dengan keinginan akan dioptimalkan sebagai pola tembok. Bila punya niat tidak memplesternya, Anda harus ketahui langkah mengecat dinding batu bata merah agar kelihatan classic dan unik.

 

Panduan Mengecat Tembok Bata Merah Ekspose

Pola dinding bata merah ekspose awalannya cuman dipakai di beberapa tempat umum seperti kafe, restaurant, tempat rekreasi atau lokasi hiburan yang lain. Tetapi, beberapa orang berasumsi jika tren semacam ini kelihatannya pas diterapkan di dalam rumah. Oleh karenanya, warga mulai pelajari langkah mengecat tembok bata merah tanpa plester untuk dipakai di dalam rumah.

Berikut ialah beberapa panduan yang dapat Anda menjadikan tutorial. Langkah ini cuman dapat dilaksanakan untuk tembok rumah yang belum di plester sejak dari awalnya. Salah satunya ialah:

1. Pembersihan Dinding

Langkah mengecat tembok bata merah tanpa plester ialah proses pembersihan lebih dulu. Anda harus bersihkan dengan cermat semua kotoran, jamur, dan spasi mortar tidak rapi.

Yakinkan semua permukaan pada keadaan bersih dan rata. Janganlah lupa untuk waspada saat membersihkan. Menyikat terlampau keras bisa mengakibatkan rontoknya spasi mortar atau bahkan juga menggerus material ini.

2. Siapkan Alat Mengecat

Anda memerlukan beberapa alat untuk lakukan pengecatan seperti kuas besar, kuas kecil, koran sisa dan kain lap. Mengecat dinding tidak dapat memakai roll karena pada intinya permukaan atasnya tidak rata seutuhnya.

Ada bagian-bagian di antara bata merah dan spasi mortar tidak penuh. Karena itu, langkah pas mengecat dengan tehnik terbaik ialah memakai kuas.

3. Penyeleksian Cat

Berkenaan permukaan atasnya yang cukup kasar dan gampang mempernyerap air, seharusnya Anda memakai dua jenis cat. Pertama, cat yang dipakai untuk melapis atau memberikan dasaran pada dinding permukaan.

Anda bisa juga memakai plamir untuk lapisanan dasar. Plamir akan menolong meredam cat agar tidak begitu teresap ke susunan bata merah. Ke-2 , pakai cat dinding sama sesuai warna yang diharapkan.

4. Proses Pengecatan 

Terapkan plamir pada semua dinding permukaan seutuhnya terhitung bata merah dan spasi mortarnya. Diamkan plamir sampai jadi kering sendirinya. Bila sudah kering, membersihkan kembali permukaan atasnya yang sudah diplamir agar lebih lembut dan rata.

Bila Anda tidak mengimplementasikan plamir langsung, Anda tidak tidak memperoleh warna optimal. Ini karena cat akan tercampur dengan warna bata merah hingga warna catnya tidak kelihatan bagus. Oleh karenanya, pemakaian plamir penting.

Selanjutnya, Anda mulai bisa lakukan pengecatan pada tembok sesuai warna yang diharapkan. Biasanya, beberapa orang menginginkan memakai warna aslinya. Langkah cat dinding bata merah harus satu-satu.

Cat pada tiap sisi bata merah sampai tersisa sisi spasi mortar. Hasil Pada akhirnya, Anda akan menyaksikan aturan bata merah kembali seperti saat sebelum dicat tetapi lebih cantik dan rapi.

Tren dinding bata ekspose sedang terkenal akhir-akhir ini. Dinding semacam ini membuat ruang kelihatan lebih classic dan elok. Anda dapat mengombinasikannya dengan perlengkapan bertopik vintage. Selamat mempraktikkan langkah cat dinding bata merah dan mempelajari dengan perlengkapan rumah tangga!